GPIB Immanuel Surabaya Gelar Bedah Buku 

“Boeboetan Kerk: Perjalanan dari Kota Bawah ke Kota Atas”


Surabaya 2026 – Dalam rangka memperkenalkan kembali jejak sejarah pelayanan gereja di Kota Surabaya, GPIB Jemaat Immanuel Surabaya menggelar kegiatan Bedah Buku “Boeboetan Kerk: Perjalanan dari Kota Bawah ke Kota Atas” pada Jumat, 10 Juli 2026 pukul 19.00 WIB bertempat di GPIB Immanuel Surabaya.

Buku yang ditulis oleh Tim Penulis 2026 ini mengangkat perjalanan sejarah Boeboetan Kerk, salah satu bagian penting dalam perkembangan kehidupan bergereja di Surabaya. Melalui buku ini, pembaca diajak menelusuri perjalanan sebuah gereja yang tidak hanya hadir sebagai bangunan bersejarah, tetapi juga sebagai saksi perjalanan iman, pelayanan, dan dinamika masyarakat dari masa ke masa.

Kegiatan bedah buku ini menghadirkan refleksi dari Pdt. Ruly Antonius Haryanto, S. Si (Teol), M.A, serta melibatkan tim penulis yang terdiri dari Bagas D. Wardana, Bramantya A. Nugroho, Hendra Imanuel S., dan Hendra Setiawan.

Mengusung judul “Perjalanan dari Kota Bawah ke Kota Atas”, buku ini menggambarkan transformasi perjalanan Boeboetan Kerk dalam konteks sejarah Kota Surabaya, mulai dari keberadaannya di kawasan kota bawah hingga perkembangan pelayanan gereja yang terus berlanjut hingga masa kini.

Melalui kegiatan bedah buku ini, GPIB Immanuel Surabaya berharap khususnya warga jemaat dan pecinta sejarah gereja, dapat semakin memahami nilai historis serta makna teologis yang terkandung dalam perjalanan panjang Boeboetan Kerk.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ingatan sejarah gereja agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang, kedepannya semoga juga bisa memacu jemaat lain untuk membuat buku sejarah gerejanya. 

Sejarah tidak hanya menjadi catatan masa lalu, tetapi menjadi kesaksian tentang penyertaan Tuhan dalam perjalanan umat-Nya di tengah perubahan zaman.